Desa Kaliwenang adalah satu Desa yang berada di wilayah Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan.

Titik Koordinat Desa

LU/LS 110’37’35
BB/BT 7’5’32’5

Dengan luas wilayah 458 km2, jumlah penduduk 2584 jiwa.

Di bidang Kesehatan ada Polindes yang berada di sebelah  barat Kantor Desa, dengan jarak 2 km Puskesmas Tanggungharjo dan 7 km dengan RSUD Getas Pendowo Gubug.

Terdapat GOR Kaliwenang yg berukuran 18 m x 30 m ,untuk kegiatan olah raga yang selalu digunakan oleh remaja dan anak anak untuk melakukan aktifias olah raga, dengan halaman GOR yang luas.

Desa Kaliwenang berbatasan dengan: Timur: Desa Mrisi, Barat: Desa Sugihmanik, Selatan: Ladang dan hutan jati milik Perhutani, Utara: Persawahan / Tanggirejo /dusun Tanggulangin

Mata pencaharian utama penduduk desa ini adalah bertani (sawah dan ladang). Di desa ini baru ada 2 sekolah yaitu SD Kaliwenang 1 dan 2. Selain itu ada madrasah dan TK. Sebagian sawah di desa ini mendapat air irigasi dari pintu air Gelapan di sebelah timur Ngambakrejo. Air irigasi ini diambil dari sungai Tuntang.

Desa ini dapat dicapai dengan kereta api dari Semarang atau Kedungjati, melalui salah satu stasiun KA tertua di Indonesia Tanggungharjo. Dari Tanggungharjo pengunjung dapat naik, atau kendaraan sewaan lainnya ke timur sekitar 3 km ke arah Kapung. Pengunjung dari Semarang atau Purwodadi dapat mencapai desa ini dari Gubug. Gubug sebuah kota kecamatan sekitar 8 km di timur laut Kaliwenang, dapat ditempuh melalui kereta api ataupun kendaraan umum dari Semarang ataupun Purwodadi. Dari Gubug pengunjung dapat naik bus, minibus sewaan ke Kedungjati, turun di Kapung. Dari Kapung naik ojek ke barat sekitar 3 km. Pada hari-hari pasaran pengunjung dapat juga menumpang dokar dari Gubug ataupun dari Tanggung.

Kaliwenang terletak di daratan landai, makin ke utara makin rendah. Wilayah desa ini memanjang dari barat ke timur. Jalan raya Kapung – Tanggung terletak di selatan desa ini, memisahkan desa dan ladang-ladang milik penduduk desa. Ladang desa ini berada di perbukitan kapur. Areal ladang ini pada musim penghujan ditanami palawija seperti jagung, singkong, kedelai, wijen, kacang tanah dan sebagainya. Di selatan perladangan ini terdapat hutan jati yang membentang dari timur ke barat milik PT Perhutani.

PABRIK SEMEN GROBOGAN

Pembangunan PT Semen Grobogan ini sudah dinantikan sejak tahun 1990. Namun, banyaknya tahapan yang harus dilakukan , dengan serangkaian penelitian lapangan di kawasan tersebut, adanya  krisis moneter , investor melanjutkan pengurusan izin kembali. Proses perizinan telah rampung pada tahun 2016. perusahaan tersebut dan pembangunannya baru bisa dilaksanakan pada 2017 silam.

Pabrik semen tersebut memiliki beberapa blok penambangan batu gamping Maskumambang seluas 41.36 hektare, Blok Watudukun dengan luas 199.30 hektare dan Blok Candrageni seluas 650 hektare. Sedangkan lokasi yang digunakan untuk pabrik luasnya sekitar 54 hektar.

General Manager PT SG Toni Santoso menyatakan, pembangunan pabrik ini semula dijadwalkan akan dimulai pada akhir tahun 2016. Namun, realisasinya baru terlaksana pada awal tahun 2018 karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan lebih dulu.

Proses pembangunan pabrik semen dilakukan secara bertahap. Dalam enam sampai tujuh bulan kedepan fokusnya adalah pembangunan fondasi tapak pabrik. Kemudian, diteruskan pembangunan konstruksi bangunan serta pemasangan alat berat unuk produksi semen.

”Pembangunan pabrik butuh waktu sekitar 2,5 tahun. Kita targetkan pada tahun 2020 pabrik sudah mulai beroperasi. Investasi secara pendirian pabrik mencapai 300 juta US Dollar,” katanya.

 

 

BIOGRAFI DESA KALIWENANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *